
Pada 1 Desember 2024, PSMT Undip melaksanakan studi banding bersama Gratia Choir. Studi banding merupakan salah satu program kerja PSMT Undip Divisi Humas dan Media yang dilaksanakan sebagai wadah pengembangan PSMT Undip dalam berorganisasi maupun dalam pengembangan ilmu musikalitas. Selain itu, kegiatan studi banding dilakukan guna membangun relasi, melakukan tinjauan, dan pengamatan sehingga dapat meningkatkan kinerja organisasi.
Gratia Choir merupakan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang telah mengharumkan nama Indonesia hingga Benua Eropa, yaitu pada kompetisi The 1st Andrea Del Ferroccio International Choral Festival (2017), Praga Cantat International Choir Festival (2019), Canta Al Mar-Festival Coral International (2019), dan masih banyak lagi. Gratia Choir juga menyelenggarakan sebuah kompetisi paduan suara internasional setiap 2 tahun sekali yang dinamakan Soegijapranata International Choir Competition (SICC). Gratia Choir telah memiliki banyak pengalaman dalam bidang paduan suara, baik dalam organisasi maupun musikalitas. Oleh karena itu, Gratia Choir menjadi tujuan PSMT Undip dalam melakukan studi banding.Kegiatan Studi Banding PSMT Undip bersama Gratia Choir diawali dengan pemaparan GDO (Grand Design Organization) yang dilakukan masing-masing Ketua dan Wakil Ketua PSM. Dilanjutkan dengan sesi Q&A kemudian sesi Focus Group Discussion, salah satu wadah untuk para pengurus saling bertukar ilmu pada masing-masing divisi yang diampu. Pada sesi Focus Group Discussion, masing-masing divisi yang sama antar PSM berkelompok dan saling bertukar ilmu sehingga masing-masing pengurus antar PSM mengetahui dan paham bagaimana cara masing-masing PSM bekerja, khususnya pada masing-masing divisi yang diampu.

Setelah sesi Focus Group Discussion, masing-masing PSM melakukan penampilan guna unjuk gigi akan masing-masing musikalitas yang pastinya untuk tujuan yang baik. “Sepanjang acara engga bosen karena baik materi maupun kegiatan-kegiatan nya juga engga boring, dan kegiatan yang paling aku suka adalah sharing session, kebetulan Divisi PDA bergabung dengan Divisi Sarpras Gratia. Mereka bener-bener asyik dan sefrekuensi bahkan engga kerasa kaya cepet banget,” ungkap Fahad Errizal Budi Setyawan, staf muda Divisi PDA. Di sisi lain, Maria Prajna Frisa, staf PDD Gratia Choir juga mengaku senang dengan adanya kegiatan studi banding ini. “Menurutku studi banding kemarin seru dan informatif banget. Overall aku senang karena kemarin ambience-nya juga kita sama-sama excited untuk belajar. PSMT belajar, Gratia juga belajar. Keseluruhan acara juga menurutku berjalan lancar, dari awal, sesi diskusi, pemaparan materi, games, sampai akhir acara goes well dan seru, terutama di sesi games, seru dan lucu bangett!!”
“Tujuan diadakannya studi banding ini adalah untuk mendapatkan ilmu, khususnya dari pengalaman lomba Gratia ke Eropa termasuk bagaimana persiapannya, kepanitiaannya, segi latihannya, akomodasinya, dsb. Terus kita juga ingin mendapatkan ilmu dari pengalaman Gratia menyelenggarakan lomba SICC (Soegijapranata International Choir Competition) termasuk bagaimana struktur kepanitiaannya untuk dapat diimplementasikan dan sebagai sarana silaturahmi sesama PSM,” ungkap Justian Trisnandi selaku Ketua Pelaksana Studi Banding tahun 2024. Justian pun mengaku senang dan bersyukur rangkaian acara studi banding kemarin berjalan dengan sangat lancar dan teman-teman pengurus PSMT bisa mendapatkan banyak ilmu, terkhususnya tentang pengalaman lomba Gratia Choir ke Eropa dan penyelenggaraan lomba SICC”.“Harapannya pasti hubungan PSMT dan Gratia dapat menjadi lebih baik, kita saling support untuk kegiatan-kegiatan choir. Bersaing sehat kalau ketemu di lomba dan pasti saling menyemangati. Semoga bisa ada studi banding lagi supaya hubungan PSMT dan Gratia juga semakin terjalin dengan baik,” lanjut Frisa.



Leave a Reply